Freelancer cocok untuk scope kecil dan jelas
Freelancer bisa menjadi pilihan baik untuk landing page, perbaikan minor, slicing desain, atau fitur kecil yang sudah sangat jelas spesifikasinya.
Risikonya muncul ketika project membutuhkan banyak role, dokumentasi, maintenance, koordinasi, QA, deployment, dan pengembangan jangka panjang.
Software house cocok untuk sistem yang perlu tumbuh
Software house biasanya lebih cocok untuk aplikasi web custom, dashboard admin, sistem operasional, marketplace, POS, HRIS, LMS, automasi, dan project yang butuh proses delivery lebih rapi.
Nilai utamanya bukan hanya coding, tetapi scope, arsitektur, dokumentasi, handover, support, dan kemampuan mengembangkan produk secara bertahap.
Pertanyaan sebelum memilih vendor
Tanyakan siapa yang memegang akses domain/hosting, bagaimana revisi dikelola, apakah ada dokumentasi, bagaimana bug setelah launch ditangani, dan apakah source code bisa dihandover.
Untuk project bisnis, vendor yang jelas prosesnya sering lebih murah dalam jangka panjang meskipun harga awal tidak selalu paling rendah.
Pertanyaan umum
Apakah Arsitekode cocok untuk project kecil?
Cocok jika project kecil tetap membutuhkan standar profesional, seperti website company profile, CMS, dashboard sederhana, atau MVP yang akan dikembangkan lagi.
Apakah bisa lanjut dari project freelancer sebelumnya?
Bisa, setelah codebase, hosting, database, dan akses produksi direview untuk memastikan aman dikembangkan.